Beranda > artikel, Uncategorized > Kesendirian Tidak Selalu Mematikan!

Kesendirian Tidak Selalu Mematikan!

13 Oktober 2009

Banyak orang yang tidak menyukai kesendirian,

karena waktu yang dilewati terasa lebih panjang dan

melelahkan.

 

‘Sendiri oh sendiri’… Ternyata hal remeh ini bisa

menjadi masalah besar bagi sebagian orang!

 

Apakah kita termasuk yang demikian?🙂

 

Memang, kesendirian seringkali diidentikkan dengan hal

yang menakutkan, mengesalkan, bahkan menjadi simbol

kesedihan. Namun, jika kita mau membuka pikiran,

sebenarnya kesendirian itu tidak selalu mematikan!

 

Kesendirian bisa memiliki dua makna…

 

Pertama, kesendirian menyangkut fisik yang sebenarnya,

tanpa ada orang di sekitarnya. Kedua, hanya berbentuk

perasaan saja.

 

Bisa jadi seseorang berada di tengah keramaian, namun

merasakan kesunyian. Mungkin kita pernah mengalami

hal serupa, terutama ketika menemui masalah dengan

rekan kerja, sahabat, keluarga, atau pacar?🙂 dan lain

sebagainya..!

 

Satu hal yang perlu kita ingat, kesendirian dengan arti

apapun sebenarnya bukan masalah jika kita mampu

mengelolanya dengan baik, atas perasaan, sikap dan

segala situasinya.

 

Bagaimana kita bisa mengelola kesendirian supaya lebih

bermakna? Lakukan hal berikut :

 

1. Cari kesibukan dengan melakukan aktivitas positif

    yang sangat kita sukai, misalnya dengan membaca,

    menulis, olahraga, menyanyi?🙂 Apapun kesukaan

    kita . Dengan cara ini, kesendirian akan terasa lebih

    menyenangkan!

 

2. Kedua, ingat-ingat kembali hal-hal yang menjadi

    impian kita dan belum sempat dilakukan. kita bisa

    membuka agenda-agenda pribadi, foto-foto jaman

    dulu, buku-buku, dan lain sebagainya.

 

    Percaya, cara ini akan menyadarkan kita akan

    sempitnya waktu untuk mewujudkan segalanya.

    Kalau sudah begini, bukankah kesendirian itu jadi

    menyenangkan?😉

 

3. Ketiga, buat daftar sebanyak-banyaknya tentang

    keinginan yang ingin kita wujudkan selagi masih

    hidup. Mungkin dengan cara menuliskan kembali

    ‘keinginan gila’ saat kita masih kecil? Atau mimpi-

    mimpi lain yang belum terlaksanakan?

 

    Saat itu kita akan sadar, ternyata banyak sekali

    hal yg memerlukan kesendirian utk mewujudkannya!

 

4. Dan yang terakhir…. Sebenarnya ini merupakan hal

    *utama* dan yang pertama yang harus kita lakukan…

    Mendekatlah kepada Yang Maha Mencinta diri kita.

    Kesendirian ini akan semakin menyadarkan hakekat

    keberadaan kita di dunia.

 

    Semakin keyakinan ini kuat, maka akan semakin

    kokoh kemampuan kita mengarungi kehidupan,

    dengan segala situasinya.

 

Intinya, jangan biarkan kita terjebak dalam kesendirian

dengan suasana ‘hati yang negatif’, membiarkannya

berlarut-larut, hingga membuat kita putus asa.

 

Kalau kita mau membuka mata, kita sebenarnya tidak

pernah benar-benar sendiri. Ada orang lain di sekitar

kita.

 

Yang jelas, pasti selalu ada orang yang bisa kita

jadikan teman, dan ajak bicara!

 

Jika kita mau terbuka, dalam kesendirian kita bisa

merenungkan banyak hal. Dalam kesendirian kita bisa

menemukan kedewasaan, kebijaksanaan, ide brilian,

dan memaksimalkan potensi yang kita miliki.

 

Dalam kesendirian pula kita bisa mengungkap

kejujuran, yang bisa jadi terkalahkan oleh sombong dan

ego yang seringkali kita temukan di keramaian!

 

Tidak bisa dipungkiri, kesendirian bisa datang kapan

saja kepada setiap orang, termasuk kepada kita .

 

Nah, jika suatu saat atau bahkan saat ini kita sedang

dilanda ‘kesepian’ alias merasa ‘sunyi sepi sendiri’,

kita harus ingat, bahwa kesendirian tidak selamanya

mematikan!

 

Kelola-lah perasaan kita dengan baik, dan buatlah

kesendirian menjadi lebih bermakna.🙂

 

Dikutip dr catatan Anne Ahira

%d blogger menyukai ini: