Beranda > artikel, Uncategorized > Jangan Beralasan Dengan Takdir

Jangan Beralasan Dengan Takdir

gambar orng2Setiap muslim harus berkeyakinan bahwa segala kebaikan dan keburukan terjadi menurut takdir Allah dan kehendakNya. Serta diketahui dengan ilmunya. Namun menjalankan perbuatan baik atau buruk itu timbul atas pilihan hambanya sendiri, sedang memperhatikan perintah dan laranganNya adalah wajib bagi seorang hamba. Oleh karena itu ia tidak boleh berbuat maksiat dengan dalih bahwa yang demikian itu sudah ditakdirkan oleh Allah. Allah telah mengutus Rasul-rasulNya serta menurunkan kitab-kitab agar rasul-rasul itu menjelaskan jalan yang menuju kebahagiaan dan yang menuju kesengsaraaan.

Demikian pula Allah telah memuliakan manusia dengan akal fikiran dan menerangkan kepadanya jalan yang sesat dan benar.
Firman Allah :

إنا هديناه السبيل إما شاكرا وإما كفورا

“Sesunggunya Kami telah menunjukkan jalan yang lurus ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.” (Al-Insan : 3)

Oleh karena itu apabila meninggalkan shalat atau minum arak ia berhak dihukum karena melanggar perintah/larangan Allah dan waktu itulah ia perlu sekali bertaubat dan menyesali perbuatan maksiatnya.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: